Citra Satelit GeoEye

Citra Satelit GeoEye merupakan salah satu citra satelit yang memiliki resolusi yang tinggi dan mulai populer dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia. Citra satelit yang mulai dikenal sejak peluncurannya, tepat pada tanggal 6 september 2008, peluncuran tersebut dilakukan oleh Vanderburg Air Force California. Sebagai salah satu citra satelit yang mendunia, sudah jelas citra satelit ini menawarkan hal yang mampu memukau siapa pun penggunanya, citra satelit ini  menawarkan citra permukaan bumi dengan tingkat kedetilan yang bisa dibilang luar biasa, serta tingkat akurasi setelah dibandingkan dengan citra satelit yang memiliki resolusi tinggi lainnya, citra satelit GeoEye memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi. Berbicara tentang hal ini, tentu tidak heran jika banyak pihak yang memanfaatkan kelebihan yang ada pada citra satelit GeoEye.

Citra Satelit GeoEye ini dipercaya secara simultan mampu melakukan perekaman saluran pankromatik dengan resolusi spasial 0.41 m dan saluran multispektral dengan resolusi spasial 1.65 m. Namun, berkaitan dengan hal ini resolusi spasial yang diperkenankan berdasarkan kebijakan dari pihak pemerintah AS untuk kepentingan komersial adalah resolusi 0.5 m dan 2 m. Terkenalnya citra satelit GeoEye ini juga dapat dikatakan bahwa produk citra satelit resolusi tinggi merupakan satelit pengamat bumi yang pembuatannya disponsori sendiri oleh perusahaan ternama yaitu Google dan National Geospatial Intelligence Agency (NGA), apalagi citra satelit GeoEye ini menjadi satelit komersial dengan pencitraan gambar tertinggi yang ada di orbit bumi pada saat ini.

GeoEye merupakan salah satu produk yang dikeluarkan oleh GeoEye Inc, yang dimana di waktu sebelumnya juga telah mengeluarkan satelit yang dinamakan IKONOS. IKONOS merupakan satelit submeter komersial pertama di dunia. Menjadi terobosan terbaru dari perusahaan ternama yang  dilengkapi dengan berbagai macam teknologi tercanggih yang pernah digunakan dalam satelit komersial yang di buat oleh perusahaan    General Dynamics. Satelit yang luar biasa ini dihasilkan dengan memakan biaya sebesar $502 juta yang tentunya ditanggung oleh perusahaan yang juga sebagai sponsor utama pada pembuatan satelit GeoEye, yaitu Google dan National Geospatial Intelligence Agency (NGA).

Salah satu ciri yang menunjukkan bahwa Google adalah salah satu sponsor terbesar dari Satelit GeoEye adalah dengan adanya logo Google pada bagian samping roket Delta II yang meluncurkannya. Satelit GeoEye ini juga di lengkapi dengan sensor kamera yang di buat oleh  ITT Corporation, yang diintegrasikan oleh General Dynamics ke dalam satelit GeoEye tepat pada bulan Januari di tahun 2007 silam. Sebagai salah satu sejarah dari pemotretan yang di lakukan oleh satelit GeoEye ini adalah potret atau gambar dari foto udara dari kampus Universitas Kutztown. Hal ini dilakukan tepat setelah proses kalibrasi selesai dan dengan ketinggian orbit 423 mil atau 681 km di atas East Coast, Amerika.

Selain resolusi yang luar biasa dari citra satelit GeoEye ini, ia juga memiliki tingkat akurasi 3 m, yang dimana artinya adalah pengguna satelit GeoEye ini mampu memetakan alam dan fitur buatan dalam jarak 3 m dari lokasi sebenarnya di permukaan bumi tanpa adanya titik control utama. Selain itu, tingkat akurasi ini juga tidak pernah sekalipun di capai oleh sistem pencitraan komersial sebelumnya. Maka dari itu, dapat dikatakan bahwa satelit GeoEye ini termasuk ke dalam salah satu daftar jenis satelit yang komersial dengan tingkat akurasi tingi serta resolusi spasial yang cukup memuaskan.

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *